Malang // Bara-News.it.com Sebagai bagian dari rangkaian gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang berkelanjutan, Iptu Richy Hermawan. kembali turun langsung menyapa generasi muda. Ia menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Kepanjen, Kabupaten Malang. Kegiatan yang menghadirkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Malang tersebut bertujuan membekali siswa siswi dengan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini. Kamis (16/7/2026
Acara tersebut dibuka langsung wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta di ikuti 352 Siswa siswi baru serta 10 anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Kasatresnarkoba Polres Malang Iptu Richy Hermawan. Berpesan kepada para siswa siswi dampak dari penyalah gunaannya terhadap kesehatan fisik maupun mental dari para pengguna obat obatan yang dilarang, serta konsekuensi hukum bagi penyalah guna dan pelaku peredaran narkoba. Beliau juga memperlihatkan berbagai jenis narkotika dan obat-obatan terlarang. Jangan sampai dari siswa siswi khususnya di smpn 4 kepanjen kenal atau mendekati apa lagi coba coba dengan barang yang sangat merugikan baik masa depan hingga orang tua.Tuturnya……
Iptu Richi Hermawan mengajak siswa siswi untuk berkomitmen menjaga diri, keluarga, komunitas dan lingkungan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba membangun karakter yang kuat berani menolak segala bentuk penyalah gunaan narkoba, memilih lingkungan yang baik serta pergaulan yang positif, menjauhi pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam khususnya kepada siswa siswi smpn 4 kepanjen terkait dampak buruknya penyalahgunaan narkoba serta upaya pencegahan sejak dini. memberikan pemahaman kepada para siswa tentang risiko penyalahgunaan narkoba. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus sehat dan bebas dari narkoba untuk masa depan yang lebih baik,
Dengan Kehadiran (Satresnarkoba) ini menegaskan komitmen kuat bahwa sosialisasi pencegahan narkoba tidak boleh berhenti di satu waktu atau satu tempat saja, melainkan harus terus digencarkan secara menyeluruh, berkesinambungan, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat khususnya di lingkungan pendidikan yang menjadi sarana pembentukan karakter generasi penerus.
Redaksi//
Bara-News.it.com
(Partono)














