Dinas Bina Marga dan SDA Kab. Tangerang Diminta Cek Proyek Jalan di Taman Raya Rajeg, Diduga Mutu Cor Dikurangi dengan Menambah Air

MAT SUKENI

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:39 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG // Bara-Mews.it.com Proyek peningkatan jalan lingkungan di Perumahan Taman Raya, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang disorot warga. Ada dugaan mutu pengecoran dikurangi karena di lapangan campuran beton ditambahi air dari kran warga.

Berdasarkan papan informasi proyek milik *Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang* yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut bernama *”Peningkatan Jl Lingkungan Taman Raya RT 18/05 Desa Mekarsari Kecamatan Rajeg”*.Proyek ini menggunakan sumber dana *APBD Tahun Anggaran 2026* dengan nilai *Rp148.527.000,00*. Pelaksana pekerjaan adalah *CV. Langlang Buana Cemerlang* dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender. Lokasi tepatnya di *Jl. Markisa Raya, RT 003/RW 002, Taman Raya, Kec. Rajeg, Kab. Tangerang, Banten 15540*.

Warga setempat yang enggan disebut namanya mengaku khawatir kualitas jalan tidak sesuai spek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami lihat pas pengecoran ada yang nambah air dari kran warga. Kalau kebanyakan air kan betonnya jadi tidak kuat dan cepat rusak. Ini uangnya dari pajak rakyat,” ujarnya saat ditemui, Jumat 18/07/2026 pukul 20.29 WIB.Banyak pelanggaran fatal ditemukan, adonan beton yang dihamparkan bertekstur menggumpal kondisi ini sangat jauh dari standar mutu yang dipersyaratkan untuk jalan pemukiman

Penambahan air pada adukan beton di luar ketentuan teknis dapat menurunkan kuat tekan beton dan memperpendek usia pakai jalan.

Metode kerja tidak sesuai standard hanya menggunakan peralatan seadanya cara kerja seperti ini berpotensi besar menghasilkan jalan yang cepat retak amblas dan tidak sesuai RAB.Padahal proyek ini dibiayai dari pajak masyarakat seperti tertulis di papan proyek: _”PROYEK INI DIBIAYAI DARI PAJAK YANG ANDA BAYAR”_.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang maupun pihak pelaksana CV. Langlang Buana Cemerlang terkait dugaan tersebut.

 

Warga meminta Dinas terkait dan inspektorat segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan pengawasan mutu, serta memberikan sanksi tegas kepada CV LANGLANG BUANA CEMERLANG mencabut dari daftar rekanan jika terbukti bersalah ,agar anggaran APBD 2026 benar-benar menghasilkan infrastruktur yang layak dan tahan lama.

 

Redaksi 

Bara-News.it.com

Ysf

Berita Terkait

Diduga Ilegal, YBH Pegasus Patalala Temukan Pemanfaatan Tiang PJU untuk Jaringan Wi-Fi di Banyuwangi
Slogan No Gratifikasi VS Fakta Lapangan: Proyek P3A-TGAI diPegedangan Udik Kronjo Hasil Sulap
Advokat Surabaya Alami Penganiayaan
Afira Umrah & Haji Ramaikan Expo dengan Ustadz Derry Sulaiman dan Willie Salim, Paket Umrah Bareng Ustadz Diserbu Pendaftar
MARAK PENGGALIAN *TANAH SAWAH LIAR, WARGA DiDUGA TANPA IZIN: BAHAYAKAN KETAHANAN PANGAN*  
Wujudkan Toleransi dan Gotong Royong, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak
Tiga Pengedar Narkotika Diamankan Beserta Puluhan Gram Sabu Dalam Operasi Senyap 
Diduga Judi Tjap Jikie dan Dadu Beroperasi di Desa Klurak, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:02 WIB

Aliansi Rakyat Jawa Timur Menggugat: Desak Penangkapan Febrie Ardiansyah dan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:44 WIB

Sajak Harum Resmi Meluncur, Brand Parfum Racikan Putri Indonesia DKI Jakarta 6 2025 Banjir Pujian

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:48 WIB

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Berita Terbaru