TANGERANG // Bara-Mews.it.com Proyek peningkatan jalan lingkungan di Perumahan Taman Raya, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang disorot warga. Ada dugaan mutu pengecoran dikurangi karena di lapangan campuran beton ditambahi air dari kran warga.
Berdasarkan papan informasi proyek milik *Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang* yang terpasang di lokasi, kegiatan tersebut bernama *”Peningkatan Jl Lingkungan Taman Raya RT 18/05 Desa Mekarsari Kecamatan Rajeg”*.
Proyek ini menggunakan sumber dana *APBD Tahun Anggaran 2026* dengan nilai *Rp148.527.000,00*. Pelaksana pekerjaan adalah *CV. Langlang Buana Cemerlang* dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender. Lokasi tepatnya di *Jl. Markisa Raya, RT 003/RW 002, Taman Raya, Kec. Rajeg, Kab. Tangerang, Banten 15540*.
Warga setempat yang enggan disebut namanya mengaku khawatir kualitas jalan tidak sesuai spek.
“Kami lihat pas pengecoran ada yang nambah air dari kran warga. Kalau kebanyakan air kan betonnya jadi tidak kuat dan cepat rusak. Ini uangnya dari pajak rakyat,” ujarnya saat ditemui, Jumat 18/07/2026 pukul 20.29 WIB.
Banyak pelanggaran fatal ditemukan, adonan beton yang dihamparkan bertekstur menggumpal kondisi ini sangat jauh dari standar mutu yang dipersyaratkan untuk jalan pemukiman
Penambahan air pada adukan beton di luar ketentuan teknis dapat menurunkan kuat tekan beton dan memperpendek usia pakai jalan.
Metode kerja tidak sesuai standard hanya menggunakan peralatan seadanya cara kerja seperti ini berpotensi besar menghasilkan jalan yang cepat retak amblas dan tidak sesuai RAB.Padahal proyek ini dibiayai dari pajak masyarakat seperti tertulis di papan proyek: _”PROYEK INI DIBIAYAI DARI PAJAK YANG ANDA BAYAR”_.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang maupun pihak pelaksana CV. Langlang Buana Cemerlang terkait dugaan tersebut.
Warga meminta Dinas terkait dan inspektorat segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan pengawasan mutu, serta memberikan sanksi tegas kepada CV LANGLANG BUANA CEMERLANG mencabut dari daftar rekanan jika terbukti bersalah ,agar anggaran APBD 2026 benar-benar menghasilkan infrastruktur yang layak dan tahan lama.
Redaksi
Bara-News.it.com
Ysf














