H. Muslim Ayub Perkuat Pembinaan Pembalap Aceh Lewat Kejurprov Grasstrack 2026

PORTAL AGARA

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:02 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA  – Atmosfer olahraga otomotif di Aceh dipastikan semakin bergairah. Sirkuit IMI Aceh Tenggara akan menjadi pusat perhatian para pecinta balap motor saat menggelar *Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Grasstrack IMI Aceh 2026 Putaran II* pada *15–16 Agustus 2026*. Kejuaraan ini menghadirkan persaingan para pembalap terbaik dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera dengan total hadiah mencapai *Rp150 juta* serta perebutan *Trofi H. Muslim Ayub*.

Ajang tersebut merupakan seri kedua dari rangkaian lima putaran Kejurprov IMI Aceh 2026 yang berada di bawah pembinaan *H. Muslim Ayub, S.H., M.M.*, didukung penuh oleh *Ketua IMI Aceh H. Mirza Mubarak, S.E.*, dan diselenggarakan oleh Pengcab IMI Aceh Tenggara di bawah kepemimpinan *Abi Hasan* sebagai tuan rumah.

Kejuaraan kali ini diprediksi menjadi salah satu event grasstrack terbesar di Aceh karena tidak hanya diikuti pembalap dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh, tetapi juga diramaikan pembalap dari *Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Jambi*. Kehadiran para rider lintas provinsi akan menghadirkan persaingan yang semakin kompetitif sekaligus meningkatkan kualitas dan prestise Kejurprov IMI Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak *14 kelas* akan dipertandingkan, mulai dari kategori *Pro, Pemula, U-22, Lokal Aceh, hingga Lokal Aceh Tenggara*. Selain memperebutkan poin kejuaraan, seluruh peserta juga akan bersaing meraih *Trofi H. Muslim Ayub*, yang menjadi simbol komitmen dalam mendorong kemajuan olahraga otomotif dan pembinaan pembalap muda di Aceh.

Salah satu daya tarik utama kejuaraan ini adalah hadiah bergengsi bagi *Juara Umum Pro* berupa *satu unit sepeda motor*. Sementara *Juara Umum Pemula, Juara Umum U-22, dan Juara Umum Lokal* masing-masing akan memperoleh hadiah pembinaan sebesar **Rp2 juta**, sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi lahirnya talenta-talenta baru di dunia balap motor.

Ketua IMI Aceh, *H. Mirza Mubarak, S.E.*, menegaskan bahwa Kejurprov Grasstrack bukan sekadar ajang adu kecepatan di lintasan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet otomotif yang berkelanjutan.

“Kami ingin Kejurprov ini menjadi ruang lahirnya pembalap-pembalap muda Aceh yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. Kompetisi yang sehat akan melahirkan atlet yang tangguh, disiplin, dan berprestasi,” ujarnya.

Di sisi lain, penyelenggaraan Kejurprov Grasstrack juga diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi Kabupaten Aceh Tenggara. Kehadiran ribuan penonton, pembalap, mekanik, official, sponsor, hingga komunitas otomotif dari berbagai daerah diperkirakan mampu meningkatkan aktivitas sektor *perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, serta pelaku UMKM lokal*.

Panitia optimistis event ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi Aceh Tenggara sebagai destinasi sport tourism berbasis olahraga otomotif.

Dengan persaingan para pembalap terbaik Sumatera, hadiah ratusan juta rupiah, serta atmosfer kompetisi yang dipastikan berlangsung sengit, *Kejurprov Grasstrack IMI Aceh 2026 Putaran II* diharapkan menjadi salah satu agenda otomotif paling bergengsi di Aceh tahun 2026 sekaligus memperkuat posisi Aceh sebagai daerah yang konsisten melahirkan pembalap-pembalap berprestasi di tingkat nasional.

Berita Terkait

Korban Baru Muncul, Praktik Penipuan Oknum Guru di Aceh Tenggara Kian Memprihatinkan

Berita Terbaru